Selasa, 29 September 2009

26 September 2009 Ke rumah Mama & teman-teman yang bertandang



Pagi itu puteri teman bonda datang, Ariani Rustam dan suaminya datang ingin menghulurkan kad undangan majlis persandingan mereka Jumaat depan. Beliau merupakan cucu kepada Ahmad Boestamam yang juga pernah menikahi nenek saudaraku (sepupu Wan), Shamsiah Fakeh.

Mmmm dunia ini memang bulat dan kecil, putar-putar kita sebenarnya dikelilingi oleh orang yang hampir dengan kita, sepertalian...
Rupa-rupanya Pn. Ariani ini sekantor denganku! Cuma jabatan kami sahaja berbeza, dia di tingkat 15 aku pula di tingkat 1. MasyaAllah, kecil betul dunia ini.



Kemudian aku dan adik ke rumah Mama, yang sudah terlalu tidak kujengah... Hampir setahun rasanya. Betapa gembiranya Mama melihat kedatangan kami, memang terpancar diwajahnya.
Addy sudah remaja, tinggi lampai orangnya, dengan suara garaunya... :) Sudah berusia 15tahun, betapa Mama bertungkus-lumus membesarkan si kecil ini.
Papa membelikan kami Nasi Beriani di Sri Gombak -enak sekali ayam madunya. Bertambah-tambah Adik makan, banyak betul! Memang enak!
Juga roti jala dari Sri Gombak.

Oopsss jam sudah hampir jam 3. Kami bergegas pulang berangkat menuju Ong Tai Kim. Aku dan adik harus memasak, teman-temanku akan tiba jam 4 nanti!

Akhirnya jam 5 teman-temanku tiba - Mardiah & Sasya dan Hidayah ;)
Aksi Sasya yang keletah menghiburkan kami... Kakak, nanti datang rumah Sasya tau! hehheh ungkapnya sebelum pulang.... ;)
Malamnya kami dikunjungi Kak Lela dan Suami, dan hampir lewat malam Yunus, Arif, Nana dan Ainal tiba... Gembira sungguh aku dikunjungi mereka, walaupun malam sudah larut. Sudah lama tidak ketemu dan berbual dengan mereka. Sebelum pulang Bonda juga sempat berbicara dengan mereka sehingga mereka seperti tidak mahu pulang!

Ok nanti datang lagi...

Whatever happens - Pussycat Dolls

If you're the air that I breathe,
Tell me why I'm suffocating
If you're the promise that I keep
Tell me why it's breaking
Don't let go of my hand
I need you to keep holding on (I need you to keep holding on)

You're the wings, let me fly
Now my altitude is fading
You had me up so high
It's too far, now to face it
This can't be the end
I need you to keep holding on (I need you to keep holding on)

You been here from the start
And baby, now, you want my heart (heart)
If we let this fall apart
We lose everything

Whatever happens
When this world is closing in
We keep paying for our sins
I can feel the cost of this loving

Whatever happens
If our truth becomes a lie I don't know how
I'll survive
Can't you see me hanging on for life

Whatever happens is is
Whatever happens is is
Whatever happens is is
Don't let go of my hand
Whatever happens is is
Whatever happens is is
Whatever happens is is
Don't let go of my hand

See my knuckles, still and white
Now I feel my hands slipping
Every day and every night
Think I'm losing grip and
The way inside is becoming too much to hold (too much to hold)

You're my sun, you're my star
Uuh, you're my God given Let you inside my world
I still want you in it I need you in my life
And I just can't let you go (can't let you go)

You been here from the start (start)
And baby, now, you want my heart (heart)
If we let this fall apart
We lose everything

Whatever happens
When this world is closing in
We keep paying for our sins
I can feel the cost of this loving

Whatever happens
If our truth becomes a lie
I don't know how I'll survive
Can't you see me hanging on for life

Whatever happens is is
Whatever happens is is
Whatever happens is is
Don't let go of my hand
Whatever happens is is
Whatever happens is is
Whatever happens is is
Don't let go of my hand

I'm holding on to a love scene
No matter more Wanna love this one
Last grip and don't
Lose the chance to find All that we were living for
I would hold on forever Paste our love back together
Just promise me

Whatever happens (Whatever happens)
When this world is closing in
We keep paying for our sins
I can feel the cost of this loving

Whatever happens
If our truth becomes a lie
I don't know how I'll survive
Can't you see me hanging on for life

Whatever happens is is
Whatever happens is is
Whatever happens is is
Don't let go of my hand (don't let go)
Whatever happens is is
Whatever happens is is
Whatever happens is ïs
Don't let go of my hand

Sabtu, 26 September 2009

25 September 2009 6 Syawal 1430H Selamat menjadi isteri Munirah Izzah



Yea aku cuti hari ini! ;)

tengahari aku dan bonda ke bandar baru bangi. menuju ke seksyen 2.
ke rumah aunty rosnah dan pakcik misran.
hari ini munirah akan menikah dengan adreen arief, teman seUiTMnya....

sewaktu kami tiba, munirah baru sahaja hendak bersolek....
berkenalan dengan mazidah, teman sekuliah Munirah yang baru sahaja pulang dari Pratt Institute, New York. yang menyelesaikan Master nya di sana.

sementara pengantin perempuannya bersiap, aku dan bonda berbual bersama aunty ros sekeluarga.... (sebenarnya aku lebih banyak mendengar.... seperti biasa).

petangnya, rombongan adreen tiba. munirah yang sudah anggun berbusana indah menanti di ruang atas... ruang tamu mereka dibanjiri tetamu...
kemudian munirah turun ke ruang tamu untuk mendengar sendiri lafaz akad dan kata nasihat daripada imam masjid. alhamdulillah dengan sekali lafaz oleh adreen dan dinikahkan sendiri oleh pakcik misran, mereka selamat dinikahkan.... :)

SELAMAT PENGANTIN BARU MUNIRAH IZZAH & ADREEN ARIEF!
Semoga kekal bahagia ke akhir hayat.... :)


Selepas itu aku dan bonda pulang ke rumah kami di sana jua, mengambil beberapa barang, melihat surat dan terus sahaja ke rumah Kak Yen.... aku menemui ibu dan ayah, along, kak long dan 3 anak along yang comel-comel belaka. menambahkan lagi ruang-ruang kosong di dalam salasilah keluarga kami... ;)


24 September 2009 5 Syawal 1430 Aduh, hari ini terlewat

Lor, lor, lor... Kerja ke tak hari ni ?
Kerja.... zzzz...
Dah dekat 9.30 dah ni!
Haaaa ? Aduhhhhh....

Telefon temanku yang rupanya telah meng'sms' bertanyakan aku ke pejabat atau tidak. Tentunya aku memberitahunya aku datang, tapi lewat tiba!

Apa lagi, macam lipas kudung, aku pagi itu..... zup zup zup zup zup.....

Sampai perhentian bas, tahan teksi.
Jalan raya masih lengang, lega!

Tiba di lobi pejabat, tekan butang lif dan tekan no. 1.
mmmmm...
Aku pun menulis waktu tiba di pejabat ku : 10.10pagi (mengikut jam di dalam pejabat yang sememangnya cepat 5minit).
:P huh aku lewat 1 jam!

Sampai di kubikel, jelingan dan sindiran dari pengarahku menjengah... Kami saling tersengih dan ketawa kerana keadaan aku yang kelam kabut pagi itu.
Mana tidaknya, aku termimpi pagi itu -maka jadi kelewatan. Mimpi apa, aku tidak ingat, agaknya aku mimpi memasak untuk mengundang makan tengahari untuk teman-teman pejabat kot! Itulah yang kubilang pada pengarahku.

Kerana semenjak sebelum raya, sehinggalah masuk kerja semula dari hari rabu acapkali dia mengingatkan aku agar menjamunya dan teman sepejabat makan tengahari di rumahku. Ingin makan masak tempoyak udang Bonda.
Hehhehe, tak buat nanti kempunan pula dia.... Dan ku katakan padanya, minggu depan sahajalah ya kita makan di rumahku...

Khamis, 24 September 2009

23 September 2009 Berhari raya di Taman Ampang sehingga nostalgiaku dengan PARIT

Hari ini Adik dan Ayah menjemputku pulang dari pejabat. Ingatkan Akif atau Fitri ada sama.
Mmmmm....
Kami terus ke Taman Ampang, ke rumah Ayah Ngah, adik Ayah.
Putar-putar akhirnya ketemu jua No. 35, Jalan ......... . Nampak kereta Ayah Ngah, sah itulah rumahnya.

Mak Ngah menyambut kami. Ketemu Nenek Puteh, mmmm nampaknya aku makin kurang jelas memahami tutur kata Nenek Puteh. Hari raya tahun lepas, aku masih boleh faham, tapi kali ini sukar sekali. Kasihan Nenek... Ya dia pun sudah tidak berapa ingat.

Ayah Ngah keluar ke ruang tamu... Mmmm dah lama juga aku tidak bertemu Ayah Ngah...

Mak Ngah menjamu kami dengan ketupat palas, ketupat biasa, serunding, kuah kacang dan kuih muihnya.... Yang menjadi sasaran utamaku malam itu ialah Ketupat palas dan serunding, maruku dan kek 2 lapis yang berintikan jem strawberi (kek ini kek wajib mak ngah)....

Aku dan Adik menjadi pendengar setia mereka berbual + luahan...
Ada beberapa perkara penting yang memang beberapa tahun ini aku fikirkan dan telah kongsikan dengan adik. Ya aku cucu sulung. Dan adik merupakan cucu lelaki yang mutlak...
Memang pening, tetapi itulah hakikat. Mahu tidak mahu, tanggungjawab kami besar sebenarnya... Memang sudah sampai waktunya kami ambil tahu. Memang ada sepupu-sepupu yang lain. Tetapi bisakah mereka menguruskan semua itu apabila Ayah dan Ayah Ngah sudah tiada ? Sekarang persoalan itu sudah timbul dan diluahkan oleh mereka kepada kami berdua...
Aku memang sudah lama tidak pulang ke kampung Opah... Adik sering juga pulang dahulu, tetapi semenjak dia bekerja, sudah lama dia tidak pulang - tapi aku yang lama tidak pulang.

Sasaran aku pada tahun ini ialah : PULANG KE KAMPUNG SEWAKTU RAYA HAJI....
Itu rencana aku. Aku terlalu rindukan pulang ke rumah arwah Nyang : NGAH ALI...
Rumah pusaka itu diwarisi oleh Tok Cu Shaarani, sudah diperindahkan. Tiada lagi dinding tepas. Warna rumah juga sudah lain. Tapi dapur Nyang masih lagi berwarna perak! Aku suka sekali, masih warna yang asal dapur Nyang itu. Perigi yang tidak digunakan lagi tu masih ada di baruh... Kalau semua orang pulang kampung atau ada tetamu yang datang, semunya akan masuk ke rumah Nyang menggunakan pintu di baruh. Aku rindu nak duduk di tangga pintu (hehehe kalau zaman dahulu, tentu sahaja anak dara dilarang duduk ditangga bukan!). Aku rindukan kemeriahan suasana di dalam rumah Nyang. Mendengar suara orang-orang Parit berbicara... rindunya!

Di kala kecil aku selalu akan bertanya Opah, kita nak balik rumah Nyang Kopak-kopak ke Opah?
heehhe Nyang kopak-kopak... nak tahu maknanya ?
Masa aku kecil, Nyang selalu mendukung aku atau mana-mana anak kecil dan akan menyebut :
'kopak-kopak e-eh, kopak-kopak e-eh, kopak-kopak e-eh!'...
hihkhikhihkhikk..... kenapa tiba-tiba aku teringat semua ini ? setelah bertahun-tahun tidak pernah mengingati ungkapan ini? mmmmmm... segala kenangan bersama Nyang kala ini mengalir saja...

Seberang baruh rumah Nyang, ada rumah Nyang Kecik. Aku paling suka dengan Nyang Kecik dan isteri. Nyang Kecik lucu, meriah dengan anak cucunya....
Tetapi kini Nyang Kecik juga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum Opah meninggal dunia. Opah dan Nyang Kecik usia mereka tidak jauh beza, dan mereka akrab juga sehingga ke hari senja. Nyang Kecik merupakan adik bongsu Nyang perempuanku (ibu Opah).

Rindunya kat Parit! juga dengan pekan koboinya!
Adik, jom pulang kampung! Aku nak jelajah Parit puas-puas. Nak melalui Jambatan Gudugedang -ini lagi satu istilah yang kuberi kepada nama Jambatan Nordin yang menghubungkan Tanjung Belanja dengan Pekan Parit.

Jambatan Gudugedang -kerana masa aku kecil dulu, jambatan ini berlantaikan kayu merentasi Sungai Perak yang luas itu. Apabila ada kenderaan melalui jambatan ini, ia akan mengeluarkan bunyi yang sangat kuat, gudugedang, gudugedang,gudugedang, gudugedang!
Kerana itulah aku menggelarkan jambatan itu sedemikian....
Jambatan itu juga hanya boleh membenarkan laluan sehala. Tidak boleh ada 2 laluan serentak, tidak muat!

Di Pekan Parit, ada sebuah kedai mamak yang digemari Opah dan Atuk. Tiap kali kami pulang, pasti singgah di situ. Atuk akan memesan Kopi Pekat. Memang pekat, kopi kampungkan.
mmm apa yang aku suka ya di kala kecil, tak ingatlah....

Atuk akan membawa kami meronda-ronda dengan kereta Daihatsu kecil (rasanyalah) kemudian dengan Fiatnya - WP78 (no. plat ini kalau tidak salahlah, dulu ini kereta ayah.)

Rabu, 23 September 2009

23 September 2009 4 Syawal 1430H Kerja kerja kerja

Alamakkkkk sudah masuk pejabat daaaaaa....
Hehehhe... Pejabat lengang... Adalah 10 orang di jabatan aku ni....
Cuba menyiapkan minit mesyuarat daaaaa. Sambil membaca emel yang berlambak-lambak, dan menyahhapuskan emel yang tidak berkenaan dan mencetak emel-emel penting!

220909 3 Syawal 1430H

Sudah hari raya ketiga.
rencana nak ke rumah mak lang nim tidak menjadi....
ish ish ish....
kerja aku hari itu ialah 'qada' tidur malam tadi kerana hampir sahaja tak tidur kerana cuba siapkan fotovideo untuk Kak Mah, tapi geram kerana dinihari tu tak boleh nak 'burn'.
tapi syukur tengaharinya berjaya juga! :)
Bonda pula yang 'excited' melihat hasil kerjaku... hooohohohoooo....
ok malam esok atau hari Jumaat boleh bagi DVD Majlis Cukur Jambul Syahmi Ziqri kepada Kak Mah....

Selepas tu ber BUKU MUKA.
Nonton Star Trek 2009....

Malamnya Adik pulang... yea adik dah balik... yea.... :)

210909 2 Syawal 1430H

Sudah hari kedua Syawal... ;)
Hari ini Melor dan Bonda ke rumah Nekcu berhari raya... bertemu Pakcik Alih@Aris anak Tok Talib dan isteri. Rupanya mereka tinggal di Kubu Gajah... Dah bertahun aku tak jumpa Pakcik Alih, lucu juga orangnya....

Di rumah Nekcu dan Tok Cu sekarang ni cuma tinggal keluarga Kak Mah. Yang lain-lain sudah pulang ke kampung suami atau isteri masing-masing.

Makan cucur bawang dan ketupat bersama kuah kacang Nek Cu. Sedaaaaaaapppppnyaaaaa.....
Maklumlah dah 2 tahun rumahku tak buat kuah kacang. hehehheheh... oklah raya tahun hadapan aku cuba buat lagi ye! :p

Lepas tu aku dan Bonda ke rumah Kak Linda dan Cik Kam... alamak sedang menulis ni, teringat pula baju dan tudung yang tertinggal kat rumah mereka tu sejak bulan 3 lagi... waduuuhhh lupa lagi nak ambil!
Di sana kami makan tengahari - petang.... sambil mendengar Cik Kam bercerita....

Telefon bimbit Cik kam berbunyi, katanya Abg Yin telefon nak datang. Ok ketemu dia, dah lama juga tak jumpa dia. Kali terakhir sewaktu kami terserempak di KLCC, dia bersama teman. Tak ingat tahun bila, mungkin tahun lalu atau 2 tahun lalu.

Petangnya Pak Ngah, Mak Ngah dan Kak Su datang, nasib baik mereka SMS Bonda dulu. Kalau tak, tentunya mereka sudah sampai di rumah kami, dan kami pula tiada di rumah kerana masih lagi di rumah Cik Kam. Bual dan mendengar lagi cerita zaman dulu-dulu sewaktu 40an - 50an daripada mereka...

Lewat petang Bonda dan aku membawa Cik Kam dan Kak Linda pusing-pusing KL. Cik Kam dah lama tak keluar rumah dan melihat bandar. Singgah minum-makan di Old Town White Coffee di Jalan Yap Kwan Seng... mmmm Jalan Yap Kwan Seng.... mmm... nampak bangunan itu.... ya bangunan itu... ;(
Dulu masa bulan 3, aku pernah berencana dengan Ayeen nak minum di OTWC di sana. Sekarang sudah tertunai, cuma lain kali mungkin akan pergi lagi dengan Ayeen. Ayeen sekarang ini berulang alik ke Klang kerana cinta hatinya tidak sihat, dengarnya sakit teruk. Kurang jelas ceritanya, harap-harap kami akan bertemu dan berkongsi cerita... Lama juga tak jumpa Ayeen, dan tahun ini kami tidak sempat berbuka puasa bersama...

Ok sudah waktu pulang....

Ahad, 20 September 2009

19 September 2009 Pengumuman Aidilfitri 1430

Malam ini malam yang ditunggu-tunggu.
Hari ini alim ulama akan tengok anak bulan Syawal.

Malam semalam adik telefon.
Aku jadi keliru dengan pertanyaannya.
katanya : Long, ahad raya ke ?
aku : kemungkinan besar yelah
adik : dah pengumuman ke tadi?
aku : eh, tak delah. kenapa ? esok baru tengok anak bulanlah.
adik : selalunyakan, kalau tengok anak bulan esok, lusa baru raya kan?
aku : aku tetiba bingung. eh memang esok lah tengok anak bulan bukan malam ni.

adik ni pun buat aku keliru...
aku pun berfikir.... ohhh memang beberapa tahun lalu, selalunya kalau malam ni tengok anak bulan, lusanya barulah raya.
dah lama tak macam ni : malam ni tengok anak bulan esoknya raya...
tunggu sahajalah pengumumannya esok ya....

Hari iini aku dan bonda bertungkus-lumus mengemas -tak terkemas semua pun sebenarnya... :P

Hujan turun lebat sekali. Nampak ke anak bulan Syawal ?
Tunggu pengumuman...
Jawapannya ialah : ESOK RAYA!
Apa laga, bentang tikar , amik sapra bentangkan.... Cari cawan dan gelas kecil. Ya malam ini akan ada orang yang berziarah dari Madrasah Tarbiyah dan bertakbir hari raya di sekitar Kg. Bandar Dalam. Rutin setiap tahun, cuma ada sekali sahaja dalam seumur hidupku tidak ada orang berziarah. Entahlah....
SMS Adik. Dan mengirim lagu hari raya kepadanya untuk dipasang di Outlet Restoran dia bekerja.

Malam ini orang berziarah datang awal. 10.30malam. kelam kabut aku dibuatnya, air tak buat lagi.... hohoohoho... :P
Ramai pula budak-budak kali ini.
Bergema takbir hari raya malam ini... ;)

Ook sambung memasak rendang daging dan soto Cik Minah.

SELAMAT HARI RAYA AIDILFITRI - 1 SYAWAL 1430

Jumaat, 18 September 2009

18 September 2009 Jika Aidilfitri hari Ahad...

  • maka esok, Sabtu 19 September 2009 merupakan hari terakhir umat Islam berpuasa untuk tahun ini. Sedihnya...
  • maka esok, kami sekeluarga akan masak rendang. rendang daging ke ayam. daging ke ayam. daging ke ayam. ?
  • maka esok malam akan ada orang kampung yang akan menziarahi rumah Wan ku untuk bertakbir malam raya... Syahdu betul! Tapi yang penatnya, menunggu mereka datang, kerana kebiasaannya rumahku ini yang hujung-hujung. Adakala jam sudah menunjukkan 11.30malam baru mereka tiba. Sampai dah mengantuk menunggu.
  • tahun ini adik kena bertugas, tidak dapat cuti pada awal Syawal. dia akan pulang ke gombak pada hari raya keempat, Rabu nanti.
  • kena membuat persiadaan bahan-bahan untuk juadah pagi raya seorang diri, kalau ada adik cepat sikit, dia kan lagi pro memasak... :P hehhehe. Yea. Nak masak SOTO CIK MINAH. mmmm rindunya dengan Cik Minah, apalah khabar dia di Indonesia. Semoga sihat dan kami akan bertemu semula....

Khamis, 17 September 2009

16 September 2009 Hari Rabu kena naik turun -penat!


Saguhati daripada Majikan setelah disahkan sebagai pekerja tetap

Semalam, 16 September 2009 merupakan hari yang sangat memenatkan aku. Huhuhu..... tetapi tidaklah menjadikan aku 'moody'. Mujurlah...


Daripada Kak Lin -terima kasih! :)


Mana tidaknya, sampai pejabat, buat persediaan untuk mesyuarat - kemas kini fail yang berkenaan. Selepas mesyuarat di Blok C, patah balik ke kubikel aku di Blok A. Duduk sebentar di waktu senggang - waktu rehat tengahari. Kemudian di panggil seorang teman untuk mengutip 'duit raya' - aku tukar duit raya di pejabat sendiri,mujurlah, senang! Kira-kira duit, duduk berbual dengan Cik Manan. Melor cuti sebelum raya sahaja ke? Ya Cik Manan, tetapi kan saya rasa macam nak tambah cuti lagi. Boleh ke? Bila awak nak cuti ? Hari Rabu ke. Lagipun bukannya ada ramai kat pejabat nanti. Mmmm awak tanya pengurus dan pengarah dulu, jika mereka OK, oklah. Baik Cik Manan.

Kepala aku ligat memikirkan nak cuti ke tidak nak cuti ke tidak. Aku lihat senarai nama yang memohon cuti hari raya... Mmmmm. Cuba sajalah petang nanti, nak mohon hari Rabu. Tak pun Jumaat. Lagi pun, adik pulang cuti beraya di rumah pada hari Rabu. Jadi lebih baik ok mohon cuti, kalau tak, tak merasalah aku beraya dengan Adik.

Lepas tu, aku membuat aktiviti pengagihan duit-duit raya. Ya beberapa orang teman dan keluargaku telah memesan untuk membuat penukaran duit raya melalui ku. Inilah masa untukku mengagihkannya.... Beres!

Mendapat panggilan telefon daripada Che Kem, ingin membeli sampul duit raya. Oklah aku bergegas ke tingkat 14 beli sampul duit. Sebelum tu kena panggil dengan orang atasan, meminta pandanganku... Mmm.... Singgahlah sekejap. Waduh kena pergi stor nampaknya selepas ini....

Selesai urusan pembelian sampul duit, turun ke tempatku dan berbicara dengan pengurusku.
Mendapat panggilan Che Kem akan tiba sebentar lagi. Alamak!

Ok ke stor dengan teman-teman - urusan kerja yang 'urgent' sambil membawa berkepuk-kepuk duit.... Hohoho yo yo oooo je... Takdanya berkepuk-kepuk. :P tapi banyak jugalah nilainya.

Setelah Che Kem kata dah nak sampai, aku turun lagi ke Annexe. Ketemu dan menyerahkan duit-duit Raya kepada Che Kem, Jepp dan Jiji. Saling memberi ucapan hari raya dan memohon maaf. Gembira dapat bertemu mereka.

Naik semula ke stor. Selesai 1 kerja di sana, pulang semula ke kubikel ku. Terima panggilan telefon lagi. Ada tempahan sampul duit lagi. Naik lagi ke tingkat 14.
Kena panggil dengan pengurusku. Kemudian turun semula ke Lobi. Bertemu Emma dan Abg. Rosman. Di atas permintaanku, Abg Rosman bersajak Aidilfitri! Hikhikhhkihkik....

Jam dah pukul 4.30 petang. Akhirnya baru aku dapat duduk diam sebentar di kerusiku......
Lega. Kalau hari-hari macam gini boleh kurus kot! Ceh... yelah tu....

Baca emel, alamak ada suratku yang kena diambil di Unit Mel. Aduhhhhhhh kena pergi ke Blok C lagi! Turun dan ke kaunter, petugas di situ kata surat tiada, mungkin sudah dikirim melalui telelif ke pejabat ku. Aduh! Sabar-sabar-sabar...
Patah balik dan memanjat tangga pulang ke blok ku. Mmmm....
Sampai saja ke pejabat, aku lihat di dalam kotak surat, ya ada banyak surat di dalam kotak itu. Termasuk untukku. Nasib baik.

Kulihat nama pengirim, Nurman Hakim. Oopsss Norman ? Masa tu kepala aku terfikir Norman KRU! ahaahhaha macam manalah aku boleh fikir Norman KRU pula. Macamlah dia kenal aku. Walaupun 2 kali seumur hidupku memang pernah berbicara dengannya. Tetapi tentu sahaja dia tak ingat pun. Fikir lagi, kemudian terlihat alamat pengirim. Laaa dari Jakarta.
oooohhhh sudah kutahu apa isi kandungan parsel itu. DVD lah tu, DVD yang dikirimkan untuk kami sekeluarga. Filem arahannya.

Nurman Hakim ini suaminya Nan Achnas. Nan adalah produser filem di Indonesia. Nan merupakan puteri Nas Achnas, produser filem di Malaysia pada tahun 1960an dahulu. Dia merupakan sahabat baik keluargaku. Sekarang ini bakat perfileman sudah tertumpah ke Kak Triv (panggilan untuk Nan Achnas). Aku tidak berapa mengenalinya - kerana mereka telah pulang ke Jakarta pada tahun 1970an. Tetapi adalah beberapa kali aku bertemu Nenek Ida (ibunya Kak Triv) dan Kak Geni. Ya dengan mereka aku lebih biasa.
Kali terakhir ketemu Nenek Ida dan Kak Geni pada tahun 2007 di Jakarta. Kami makan nasi padang. Enak betul!

Jam 6.15 aku keluar pejabat dan berbuka puasa dengan Bonda di Restoran Resepi Rahsia.


Pulang di rumah, barulah aku membuka sampul parsel itu dan lihat DVD nya... Filem 3 Doa 3 Cinta. Lakonan Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra dan Jajang C Noer. Tentang 3 pelajar pesantren dan cita-cita mereka.

Ok mungkin malam ini 17 September akan ku nonton filem ini.
Sekarang ini aku masih menunggu kiriman DVD daripada Rose : Perempuan di kalung Sorban.... Tulisan Kak Abida, daripada novel di angkat menjadi filem.

17 September 2009 Kenangan Aidilfitri kanak-kanakku


Aidilfitri 1986 : Wan, Adik & Melor



Betapa seronoknya menjadi kanak-kanak. Riang ceria bersama keluarga. Betapa degilnya aku - degil-degil pun masih dengar cakap. :P

Ahhhhh kenangan paling seronok bila dapat beraya ke rumah sanak-saudara bersama Wan. Ya, aku sangat gembira mengekori Wan, mengelilingi Kg. Bandar Dalam ke rumah saudara-mara kami. Ya di rumah kami juga merupakan pusat tumpuan keluarga berkumpul. Aku masih ingat, semasa zaman kanak-kanak sehinggalah ke remaja, aku memang tak menang tangan. Bila sekali datang, aduh segerombolan yang datang! Ulang alik ke depan ke belakang, menyalami tetamu yang datang, menghidang air, hidang makanan dan kuih-muih, apa yang ada.



Aidilfitri 1989

Aku seronok dan gembira walaupun keletihan. Ya sewaktu Wan masih ada, Aidilfitri amat menyeronokkan! Wan paling suka melayani - berbual bersama sepupu-sepupunya, anak-anak buah dan cucu-cucu saudaranya yang datang menjenguknya...

Bila Wan sudah tiada, Aidilfitri sudah tidak seperti dahulu. Saudara-mara sudah kurang menjengah ke rumah kami. Tetapi aku tetap ke rumah saudara-maraku yang berdekatan di sini, bertemu datuk saudara dan ibu-ibu saudaraku (sepupu-sepupu Bondaku) walaupun kebanyakan anak-anak mereka terutamanya yang hampir seusiaku sudah tidak mengunjungi rumah Wan ini lagi. Maklumlah sekarang ini masing-masing sudah ada komitmen tersendiri...

Kampong Bandar Dalam...

Jika projek 2020 tetap berjalan juga, pasti suasana Aidilfitri tidak akan dapat dirasai seperti ini lagi! Aku dan saudara-maraku tentunya akan berpecah dan berpindah ke kawasan yang lain. huhuhu apalah nasib Kg. Bandar Dalam agaknya nanti.....

17 September 2009 Cuti!

Yea.... hari ini aku telah mula bercuti! :)

16 September 2009 Setelah 46 tahun lalu

Pada 16.09.1963 Malaysia telah ditubuhkan... Kini sudah tahun tahun 2009, 46 tahun telah berlalu...
Selama 46 tahun itu, pelbagai peristiwa bersejarah telah berlaku...

Sabtu, 12 September 2009

12 September 2009 Tawaf wangsa maju-sri rampai

Membantu mengemas...oohhhh tak selesai lagi...ish ish ish..
keluar bersama adik kononnya nak servis kereta, cheh, putar-putar aku rasa dah tawaf wangsa maju sri rampai mau 4 kali kot!
kedai servis tutup, akhirnya ke danau kota juga... apa daaaaaa....
disebabkan berderet kami lihat kereta di situ, kami bersetuju nak datang esok pagi. moga-moga.
patah balik ke carrefour wangsa maju. fuhhhhhh berderet-deret kereta nak mencari tempat letak kereta...
cari barang - yang tidak patut untuk raya.. ahahhah :p apa daaaaaa
beratur seketika untuk membayar. keluar dari bangunan dan menuju ke kafe pulau merah, menempah meja makan dan makanan untuk berbuka.


pulang ke rumah menjemput ibunda dan ke kafe itu semula.....
berbuka ala kadar -ahahahha lauk makanan ala-ala makanan kat rumah je... hehhehe
Ayoooo... air bandung Bonda sudah tumpah...

pulang ke rumah....

12 September 2009 Selamat menambah usia pada 10.40malam ini

:P selamat selamat selamat....
semoga hari mendatang lebih baik....

tetapi hari ini aku dan keluarga telah kehilangan 'sepet'... uhuhu...

Jumaat, 11 September 2009

Ku percaya ada cinta -Siti nurhaliza

Setelah hampir seminggu aku mencari album terbaru siti 'tahajjud cinta'. rupanya keluar di pasaran pada 090909.
dan akhirnya hari ini 110909 berjaya juga aku membelinya di kompleks pertama, ini pun yang terakhir - laris sangat!


Mereka meragui wujudnya cinta yang sejati
tidak hati ini
semenjak dari mulaku yakin ada cinta
cintalah yang memungkin
segalaku rela... biar betapapun perit tertusuk duri
jalan berliku tiada bertepiku percaya... tidak sia-sia aku diuji
demi cinta
tersembunyi hikmahnya pasti
pandang-pandang alam ini
sambil pandang difikiri
mana bumbung langit tinggi
mana lantai bumi
tiap satu yang terjadi
tidak mungkin tersendiri
cuba cari jawapannya andai meraguiku rela... biar betapa pun perit tertusuk duri
jalan berliku tiada bertepiku percaya... tidak sia-sia aku diuji
ada hikmahnya pasti
sejak mula kupercaya ada cinta
cinta itu memungkinkan segalanya
cinta suci dan abadi

lirik: habsah hassanl
agu : audi mok (mmm patutlah lagunya ada macam lagu nikki-pencipta lagunya sama)

10 September 2009 ... Sabar...

.........................................................................................................................................................

Khamis, 10 September 2009

10 September 2009 Mujurlah rasa hatiku sudah bersedia

mmmm... kan betul telahan ku semalam...
memang pagi tadi aku terkena bilahan laser!
dengar sahajalah. memang ada yang betul, ada yang hati dan fikiranku tidak mengiakan juga.
tapi hendak buat bagaimana, aku semut kecil.
semut besar didengarin, aku yang semut kecil didengarin sipi-sipi sahaja.

Rabu, 9 September 2009

09 September 2009 Laaa... Dah masak, hidang cantik-cantik dah ni....

Melor telefon Bonda dan memberitahunya ingin pulang lewat. Yalah memandangkan sudah jam 6.30, maknanya sudah terlepas bas 6.30petang. Hajat ku ingin mencuba menyiapkan sedikit lagi minit mesyuarat yang perlu kuserahkan esok pada pengurusku untuk dibincangkan Jumaat nanti...
hmmm...

Tetapi bonda kata, 'Alaaa aku dah masak, dah siap hidang cantik-cantik!'
Heheheh oklah, akhirnya aku akur juga, pulanglah juga. Semoga dapat mengejar bas 7 malam. Eh sekarang sudah jam 6.50, sempatkah? aku harus naik lrt dulu dalam 10minit.... mmm nampaknya jika terlepas bas, naik teksi sahajalah labu..... :P

Ok Melor mahu pulang, esok sahajalah akan kuselesaikan minit mesyuarat ini, sebenarnya tinggal sedikit sahaja untuk ditambah dan disunting sahaja....

Tetapi hari esok, ya esok hari mendung ke masih akan cerah? huhuhuhu.... doa sahajalah...

09 September 2009 Kenapa ya?

Pagi ini:

  • Membaca emel yang tidak enak - aduh!
  • Berbincang dan tentunya pagi esok akan dimulai dengan keadaan yang sangatlah tidak menarik - bersedia sahajalah ya!
  • Seorang teman bertanya - Tak cukup tidurkah ? Mmmm aku jawab ya. Mmmm ye ke? Mmmm....
  • Seorang lagi teman bertanya kenapa sekarang ni aku dah lain. ooopsss lain ke ? Apa yang lain ? Dia kata aku lebih senyap. Aiksss ye ke ? Pelik pulak. Padahal kalau dalam kelas yang kuhadiri setiap Isnin -Selasa aku rasa, aku bising juga... mmmm. Ntahlah. Aku sendiri pun tidak pasti!

Isnin, 7 September 2009

07 September 2009 Selamat ulangtahun Mama

Hari ini hari lahir Mama yang ke 52 tahun. Seusia dengan kemerdekaan tanah airku... Aku ada cuba menghubunginya tetapi tidak berjaya. Mmm... nanti kucuba lagi, sebelum berakhirnya malam ini.

Mama, Merdewati. Ya nama itu di ambil sempena kemerdekaan. Aku teringat arwah Wan pernah cerita, dahulu sewaktu Wan sarat mengandung, pada malam kemerdekaan Wan dibawa menaiki kenderaan (aku tidak pasti kenderaan apa -mungkin trak?) berarak mengelilingi bandar (lupa juga bandar mana). Dengan harapan, Wan dapat bersalin pada hari kemerdekaan tersebut. Supaya Mama akan terlahir pada tarikh keramat itu.... Tetapi tentu saja tidak terjadi bukan! Yalah manalah bisa, bayi yang dikandung di paksa-paksa lahir, lainlah di zaman moden ini.

Seminggu kemudian terlahirlah Mama : Merdewati....
Merdekawati (hehehe ini aku yang tambah sendiri)...

Tetapi menurut Bonda, Tok Pakwan (ayah Mama) pernah bilang padanya bahawa nama itu juga sempena nama kampung halaman Tok Wan di Aceh. Merudu.... ohhh mungkin juga....

Selamat hari lahir Mama!

06 September 2009 Pulang ke rumah Opah

Petang tadi ke....

1. Medan Idaman
a. Naik teksi RM 3.50

b. Bertemu si pandai kasut - 6 pasang kasut yang tumitnya perlu dibaiki!

c. Menuju Focus Point - menempah lensa mata

d. Ke kedai 'hardware'
- menduakan kunci rumah (heheheh 'menduakan' ? :P)
- membuat pendua kunci sebenarnya! entahlah beberapa kali kunci rumah ku patah atau hilang. kenapa ya! dulu masa Wan masih ada, tidaklah terjadi begini? mmmm... aneh.

e. Ke pandai kasut - mmmmm kasut-kasutku masih belum siap diperbaiki. ok tidak mengapa

f. Memesan burger daging istimewa daripada gerai burger di hadapan kedai buku Medan Idaman yang hanya sekangkang kera daripada Si Pandai Kasut. - RM 3

g. Setelah burger kusiap dan sudah dibayar, Si Pandai Kasut memanggilku. Dengan cermat kusimpan kasut-kasut ku.... Berapa jumlahnya Pakcik ? RM 24. Rm4 sepasang. mmm kalau di Sogo, sepasang RM8. Fuh! Kalau tidak pastinya aku kena bayar RM48.... Tak sangguplah!
Pakcik Si Pandai Kasut bertanya, semua ini kamu punya ke? hehehe ye Pakcik. Banyaknya, boleh tukar-tukar kan! Aku hanya tersengih, mmmm sebenarnya aku masih kalah, ada lagi seorang teman yang sangat gilakan kasut! Hampir setiap minggu dia akan membeli kasut! Fuuuhhh mujur aku tidak sebegitu...

h. Ke seberang jalan, naik teksi menuju Taman Setapak -RM 4.90

i. Tiba di halaman rumah Opah.... Ayah sedang menyapu di halaman... jeng jeng jeng!

j. Maksu sedang melipat kain langsir di dalam bilik makcik. Barang-barang Opah. Kulihat, hidungnya merah... Mmm ya aku tahu tentunya Maksu mengalirkan air mata tadi... Aku diam.
Ya aku rindu juga pada Opah. Dan tentunya kalau pulang ke sini, aku akan tidur di bilik Opah. Ya memang kalau pulang ke sini, aku lebih suka tidur bersama Opah...
Opah, Melor pulang!

Tahun ini Syawal 1430, tahun pertama beraidilfitri tanpamu Opah!